
Penulis:
Fitria Hidayanti
Sinopsis:
Di era convergence antara biologi, fisika, dan teknologi, kebutuhan akan perangkat diagnostik yang cepat, akurat, dan portabel semakin mendesak. Biosensor—perangkat yang mengintegrasikan elemen biologi dengan transduser fisikokimia—telah menjadi pilar utama dalam revolusi point-of-care diagnostics, monitoring lingkungan, dan industri bioteknologi.
Buku Biosensor dan Elektrokimia dirancang khusus untuk menjembatani pemahaman mahasiswa Teknik Fisika terhadap prinsip-prinsip dasar elektrokimia, mekanisme transduksi sinyal, dan rekayasa sistem biosensor. Berbeda dengan buku teks biosensor pada umumnya yang ditulis dari perspektif biokimia atau kimia analitik, buku ini mengadopsi pendekatan
Engineering Physics.
Buku ini terdiri dari 14 bab yang disusun secara sistematis, dimulai dari fundamental hingga aplikasi dan tren masa depan: Bagian I – Fundamental (Bab 1–4) Membangun fondasi konsep biosensor, termodinamika sel elektrokimia, teori antarmuka elektroda-elektrolit (lapisan ganda listrik, kinetika Butler-Volmer), serta teknik karakterisasi elektrokimia modern seperti Voltammetri Siklik dan Impedansi Spektroskopi (EIS).
Bagian II – Prinsip Biologis dan Transduksi (Bab 5 6) Mengupas kinetika enzim (Michaelis-Menten), immobilisasi bioreceptor, serta lima mekanisme transduksi utama: elektrokimia, optik (SPR, fluoresensi), piezoelektrik (QCM, SAW), termal, dan field-effect (BioFET).
Bagian III – Jenis dan Desain Biosensor (Bab 7–9) Membahas secara mendalam biosensor berbasis enzim (tiga generasi biosensor glukosa), imunosensor, genosensor DNA, serta pemanfaatan nanomaterial (nanopartikel logam, CNT, graphene) untuk amplifikasi sinyal.
Bagian IV – Instrumentasi dan Integrasi Sistem (Bab 10–11) Menganalisis desain rangkaian potensiostat, transimpedance amplifier, teknik reduksi noise, konversi analog-ke-digital, serta prinsip mekanika fluida dalam mikrofluida dan Lab-on-a-Chip.
Bagian V – Aplikasi dan Masa Depan (Bab 12–14) Mengaplikasikan biosensor dalam bidang medis (CGM, deteksi kanker, wearable sensor) dan monitoring lingkungan (logam berat, pestisida, BOD), serta membahas tren terkini: CRISPR-based biosensor, integrasi AI/IoT, dan fabrikasi skala industri.